Situs Nglambangan



Peninggalan Sejarah Nglambangan

Peninggalan Sejarah Nglambangan, merupakan situs peninggalan bersejarah yang berlokasi di desa Nglambangan, kecamatan Wungu, tepatnya berjarak 8 km kearah timur kota Madiun menuju desa Dungus. Lokasi ini banyak dipergunakan untuk upacara ritual pada saat bulan-bulan suro. Di tempat ini terdapat peninggalan-peninggalan pada jaman Majapahit, yang antara lain berupa : Pura Lambangsari, Pesiraman dan tempat-tempat yang dianggap keramat oleh warga sekitarnya, tempat-tempat seperti: Rumah Eyang Kromodiwiryo, Watu Dakon yang dulunya digunakan untuk menyimpan pusaka, Punden Lambing Kuning, Lumbung Selayur, Sumur Kuno dan Sendang Jambangan.

Punden Lambang Kuning

Situs Punden Lambang Kuning atau Punden Nglambangan oleh pemerintah Kabupaten Madiun telah diakui sebagai peninggalan purbakala, sehingga keberadaanya perlu dilestarikan. Pohon pohon yang berada dalam komplek situs ini telah berumur ratusan tahun, sehingga suasana dalam komplek situs ini amat tenang dan sejuk.
Setiap tahun di hari Jum’at legi di bulan suro atau Muharam warga desa mengadakan bersihan atau bersih desa. Biasanya digelar pertunjukan wayang kulit pada malam hari, reog dan langen beksan sejenis tayub pada siang harinya, warga desa berduyun-duyun membawa nasi tumpeng untuk selamatan sebagai wujud puji syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa atas keselamatan, panen hasil bumi, dan terhindarkan warga desa dari bencana dan wabah penyakit.
Mungkin dari situs ini bisa diteliti kapan Desa Nglambangan ini berdiri, dan sejarah apa saja yang bisa digali serta hubungannya dengan sejarah kerajaan-kerajaan yang pernah ada di pulau jawa, serta bisa dijadikan obyek pariwisata, sehinga dapat menambah penghasilan dan kemajuan pembangunan untuk desa ini. Sayang sekali sampai saat ini belum ada perhatian lebih dari pemerintah daerah maupun pusat ke arah itu.

Komentar

Postingan Populer